MEMBUAT APLIKASI di MICROSOFT ACCESS


1. Buka aplikasi Microsoft Access
2. Klik File New
3. Pilih Blank Database















4. Create nama file database

















Setelah anda mengisi nama database, anda bisa langsung mengklik tombol create atau menekan tombol enter.

Membuat Tabel di MICROSOFT ACCESS

Untuk membuat tabel ada 3 cara yaitu:
1. Create table in design view
2. Create table by using wizard
3. Create table bya entering data
Pada saat ini kita akan membuat tabel dengan cara yang pertama yaitu Create table in Design View. Langkah-langkahnya sebagai berikut :

1. Tampilan awal create table in design view

















2. Klik 2 x create table in design view sehingga terbuka jendela seperti dibawah ini :













KETERANGAN :
A. Field Name
Fungsinya untuk memasukkan nama-nama field dari suatu tabel.
B. Data Type
Barbagai macam tipe data yang ada di ACCESS sebagai berikut:
b.1. Text
Merupakan tipe data yang sering digunakan ( Alfabetic dan Numeric). Panjang maksimumnya 255.
b.2. Number
Hanya digunakan untuk menyimpan data numerik.
b.3. Date/Time
Digunakan untuk menyimpan nilai tanggal dan jam. Panjang maksimumnya 8 karakter.
b.4. Memo
Mampu menampung nilai sampai 65535 karakter.
b.5. Currency
Sering digunakan untuk nilai mata uang.
b.6. AutoNumber
Berisi angka urut yang sudak ditetapkan oleh Access yang muncul secara otomatis dan nilainya tidak dapat diubah.
b.7. Yes/No
Berisi dua nilai saja yaitu Yes/No atau True/false dan On/Off.
b.8. OLE Object
Digunakan untuk eksternal objek. Misalnya gambar,suara, dan sebagainya.
b.9. Hyperlink
Gabungan dari Text dan Numerik yang disimpan dalam bentuk Text. Digunakan untuk manyimpan pointer ke situs web.
b.10. Lookup Wizard
Untuk memilih sebuah nilai dari tabel lain atau List Box atau Combo Box.

C. Description
Sebagai keterangan yang akan mempermudah dalam memahami field name


3. Masukan nama-nama field






















4. Tentukan primary Key (Contoh :No_pendf)
5. Setelah itu klik close pada pojok kanan atas
6. Klik yes, lalu beri nama tabel (contoh:daftar) kemudian klik OK







7. Hasil dari pembuatan tabel tersebut di atas akan tampak seperti gambar di bawah :











Setelah tabel terbentuk selanjutnya terserah kita untuk melakukan proses terhadap tabel tersebut selanjutnya.

Menentukan Primary Key

Untuk menentukan dan mengubah primary key pada suatu field, ikuti langkah berikut ini:
1. Pilih dan klik tabel yang anda inginkan ubah primary key-nya.
2. Klik tombol toolbar Design.
3. Pilih dan Klik nama field yang ingin dijadikan primary key
4. Pilih dan klik menu Edit, Primary Key atau klik tombol toolbar Primary Key.

Menambah Field

1. Buka file ? Pilih Table Daftar
2. Pilih Design View
3. Sisipkan field baru (Contoh Nama_ortu) caranya sama dengan membuat field pertama kali.
















4. Klik Field Ket ? Klik Menu Insert ? rows
5. Masukan nama field baru (contoh Asal_skl)















6. Kemudian klik close dan Save OK

Menghapus Record

Anda dapat menghapus satu atau lebih Record dalam tabel pada tampilan data Sheet view. Prosedur yang dapat Anda lakukan adalah sebagai berikut :
1) Di dalam jendela data Sheet pilih Record yang ingin Anda hapus dan berikan salah satu perintah berikut :
a. Pilih perintah Delete dari menu Edit














Tekan tombol Delete Record pada bagian Toolbar atau,
b. Tekan Tombol Del yang ada di Keyboard atau,
c. Klik Kanan Record yang ingin Anda hapus dari daftar pilihan menu yang tampil plih perintah delete Record.

2) Setelah Anda melakukan salah satu perintah di atas maka akan tampil kotak Konfirmasi pilih Yes apabila Anda benar-benar ingin menghapus Record dan tombol No apabila ingin membatalkan proses penghapusan.



read more...
Bookmark and Share

LEMBAR KERJA pada Microsoft ACCESS

Pada saat Anda pertama kali menjalankan microsoft Access maka akan tampil kotak dialog dimana memungkinkan Anda dapat membuat data base baru dengan dua cara :
1. Blank Access Database
2. Access database Wizards.




















Berikut ini adalah pilihan yang ada pada kotak dialog MS Access

Pilihan

Keterangan

Blank Access DataBase

Digunakan untuk membuat data base baru yg masih kosong dan Anda dapat menambahkan Obyek tabel, query, Form, Report, dan Obyek lainnya

Blank Data Access Page

Dipakai untuk membuat data base baru yang diberikan oleh MS Access secara bertahap

Project Existing Data

Dipakai untuk membuat data base baru berdasarkan tuntunan yang diberikan oleh microsoft access

Open end existing file

Dipakai untuk membuka file database yang telah dibuat sebelumnya


Tampilan Jendela MS Access















MEMBUKA FILE DATABASE

Membuka file database MS Access berarti membuka file yang pernah dibuat dan disimpan. Selain membuka jendela database yang pernah dibuat Anda bisa membuka jendela database baru yang masih kosong dengan cara Klik menu file, pilih New atau pada Toolbars klik tombol new. Apabila Anda membuka jendela database baru maka jendela database yang terbuka sebelumnya akan ditutup karena pada MS Access tidak dapat membuka lebih dari satu file database.

Untuk membuka file database dapat menggunakan salah satu cara berikut :
1. Pilih File -> Open dari Menu Bar
2. Klik tombol Open yang ada pada bagian toolbars pada database
3. Tekan tombol Shorcut Key , Ctrl + O

MENUTUP FILE DATABASE

Bila Anda telah selesai bekerja dengan file database MS Access maka sebelum menutup file, simpan seluruh data yang pernah Anda buka. Untuk menutup file database, Anda dapat menggunakan salah satu llangkah berikut ;
1. Klik File ->Close pada Menu Bar
2. Tekan tombol kombinasi shorcut Key Ctrl + F4 atau Ctrl + W
3. Klik icon Close pada Menu Bar dibagian sudut kanan atas dari jendela database

MENUTUP PROGRAM MS ACCESS

Menutup program MS Access berarti keluar dari program MS Access. Untuk keluar dari program MS Access dapat dilakukan dengan salah satu cara berikut ini :
a. Klik File ->Exit pada menu Bar
b. Tekan tombol kombinasi shorcut Key Alt + F4
c. Klik icon Close pada Title Bar dibagian sudut kanan atas dari jendela database.

read more...
Bookmark and Share

PENGENALAN Microsoft Access



Microsoft Access merupakan salah satu program pengolah data base yang canggih yang digunakan untuk mengolah berbagai jenis data dengan pengoperasian yang mudah.

Banyak kemudahan yang akan diperoleh jika bekerja dengan microsoft Access diantara dapat melakukan proses penyortiran
pengaturan data, pembuatan label data serta laporan pembuatan data kegiatan sehari-hari misalnya untuk menampung daftar pelanggan, pendataan data karyawan, dan lain sebagainya.

Sebelum memulai sebaiknya Anda persiapkan perhatian Anda dengan menarik napas dalam-dalam agar bangkit semangat Anda, mungkin pada saat ini Anda memilki anggapan bahwa Microsoft Access merupakan hal yang sulit dikerjakan tetapi perkembangan komputer sedemikian rupa dan tidak sesulit bayangan Anda itu, bahkan Anda mungkin menemukan kemudahan-kemudahan sehingga Anda dapat melewati modul ini dengan cepat untuk melanjutkan kepokok bahasan berikutnya.

MEMULAI MICROSOFT ACCESS

Sebelum memulai microsoft Access, terlebih dahulu kita harus mengenal apa itu database dan apa saja komponen yang ada di dalamnya.

Pengertian Tabel, Field dan Record

Seperti kita ketahui bahwa database merupakan kumpulan dari beberapa tabel yang terintegrasi menjadi satu kesatuan yang saling berhubungan.
Tabel merupakan kumpulan dari beberapa record dan fields. Sebagai ilustrasinya adalah sebagai berikut :











Jadi yang dimaksud dengan fields adalah atribut yang dimiliki oleh suatu tabel. Sedangkan record adalah isian data yang dimiliki oleh tabel.
Untuk memulai microsoft Access pada dasarnya hampir sama antara Taskbar Windows 95 – 2000 yaitu dimulai dengan tombol Start -> Program -> Program MS-Access.

Sebagai ilustrasi dapat dilihat pada gambar berikut :

read more...
Bookmark and Share

Format - Format Photo

PSD (Photoshop Document)
Format file ini merupakan format asli dokumen Adobe Photoshop. Format ini mampu menyimpan informasi layer dan alpha channel yang terdapat pada sebuah gambar, sehingga suatu saat dapat dibuka dan diedit kembali. Format ini juga mampu menyimpan gambar dalam beberapa mode warna yang disediakan Photoshop. Anda dapat menyimpan dengan format file ini jika ingin mengeditnya kembali.

BMP (Bitmap Image)
Format file ini merupakan format grafis yang fleksibel untuk platform Windows sehingga dapat dibaca oleh program grafis manapun. Format ini mampu menyimpan informasi dengan kualitas tingkat 1 bit samapi 24 bit. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel serta ada kendala dalam pertukaran platform. Untuk membuat sebuah objek sebagai desktop wallpaper, simpanlah dokumen Anda dengan format file ini. Anda dapat mengkompres format file ini dengan kompresi RLE.
Format file ini mampu menyimpan gambar dalam mode warna RGB, Grayscale, Indexed Color, dan Bitmap.

EPS (Encapsuled Postcript)
Format file ini merupakan format yang sering digunakan untuk keperluan pertukaran dokumen antar program grafis. Selain itu, format file ini sering pula digunakan ketika ingin mencetak gambar. Keunggulan format file ini menggunakan bahasa postscript sehingga format file ini dikenali oleh hampir semua program persiapan cetak.
Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel, sehingga banyak pengguna Adobe Photoshop menggunakan format file ini ketika gambar yang dikerjakan sudah final.Â? Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Lab, Duotone, Grayscale, Indexed Color, serta Bitmap. Selain itu format file ini juga mampu menyimpan clipping path.

JPG/JPEG (Joint Photographic Expert Group)
Format file ini mampu mengkompres objek dengan tingkat kualitas sesuai dengan pilihan yang disediakan. Format file sering dimanfaatkan untuk menyimpan gambar yang akan digunakan untuk keperluan halaman web, multimedia, dan publikasi elektronik lainnya. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale. Format file ini juga mampu menyimpan alpha channel, namun karena orientasinya ke publikasi elektronik maka format ini berukuran relatif lebih kecil dibandingkan dengan format file lainnya.

GIF (Graphic Interchange Format)
Format file ini hanya mampu menyimpan dalam 8 bit (hanya mendukung mode warna Grayscale, Bitmap dan Indexed Color). Format file ini merupakan format standar untuk publikasi elektronik dan internet. Format file mampu menyimpan animasi dua dimensi yang akan dipublikasikan pada internet, desain halaman web dan publikasi elektronik. Format file ini mampu mengkompres dengan ukuran kecil menggunakan kompresi LZW.

TIF (Tagged Image Format File)
Format file ini mampu menyimpan gambar dengan kualitas hingga 32 bit. Format file ini juga dapat digunakan untuk keperluan pertukaran antar platform (PC, Machintosh, dan Silicon Graphic). Format file ini merupakan salah satu format yang dipilih dan sangat disukai oleh para pengguna komputer grafis terutama yang berorientasi pada publikasi (cetak). Hampir semua program yang mampu membaca format file bitmap juga mampu membaca format file TIF.

PCX
Format file ini dikembangkan oleh perusahaan bernama Zoft Cooperation. Format file ini merupakan format yang fleksibel karena hampir semua program dalam PC mampu membaca gambar dengan format file ini. Format file ini mampu menyimpan informasi bit depth sebesar 1 hingga 24 bit namun tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, Grayscale, Bitmpa dan Indexed Color.

PDF (Portable Document Format)
Format file ini digunakan oleh Adobe Acrobat, dan dapat digunakan oleh grafik berbasis pixel maupun vektor. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Indexed Color, Lab Color, Grayscale dan Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini sering menggunakan kompresi JPG dan ZIP, kecuali untuk mode warna Bitmap yaitu menggunakan CCIT.

PNG (Portable Network Graphic)
Format file ini berfungsi sebagai alternatif lain dari format file GIF. Format file ini digunakan untuk menampilkan objek dalam halaman web. Kelebihan dari format file ini dibandingkan dengan GIF adalah kemampuannya menyimpan file dalam bit depth hingga 24 bit serta mampu menghasilkan latar belakang (background) yang transparan dengan pinggiran yang halus. Format file ini mampu menyimpan alpha channel.

PIC (Pict)
Format file ini merupakan standar dalam aplikasi grafis dalam Macintosh dan program pengolah teks dengan kualitas menengah untuk transfer dokumen antar aplikasi. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dengan 1 alpha channel serta Indexed Color, Grayscale dan Bitmap tanpa alpha channel. Format file ini juga menyediakan pilihan bit antara 16 dan 32 bit dalam mode warna RGB.

TGA (Targa)
Format file ini didesain untuk platform yang menggunakan Targa True Vision Video Board. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dalam 32 bit serta 1 alpha channel, juga Grayscale, Indexed Color, dan RGB dalam 16 atau 24 bit tanpa alpha channel. Format file ini berguna untuk menyimpan dokumen dari hasil render dari program animasi dengan hasil output berupa sequence seperti 3D Studio Max.

IFF (Interchange File Format)
Format file ini umumnya digunakan untuk bekerja dengan Video Toaster dan proses pertukaran dokumentasi dari dan ke Comodore Amiga System. Format file ini dikenali hampir semua program grafis yang terdapat dalam PC serta mampu menyimpan gambar dengan mode warna Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel.

SCT (Scitex Continous Tone)
Format file ini digunakan untuk menyimpan dokumen dengan kualitas tinggi pada komputer Scitex. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale namun tidak mampu menyimpan alpha channel.

PXR (Pixar)
Format file ini khusus untuk pertukaran dokumen dengan Pixar Image Computer. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dan Grayscale dengan 1 alpha channel.

RAW
Format file ini merupakan format file yang fleksibel untuk pertukaran dokumen antar aplikasi dan platform. Format file ini mampu menyimpan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale dengan 1 alpha channel serta mode warna Multichannel, Lab Color dan Duotone tanpa alpha channel.

DCS (Dekstop Color Separation)
Format file ini dikembangkan oleh Quark dan merupakan format standar untuk .eps. Format ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna Multichannel dan CMYK dengan 1 alpha channel dan banyak spot channel. Format file ini mampu menyimpan clipping path dan sering digunakan untuk proses percetakan (publishing). Ketika menyimpan file dalam format ini maka yang akan tersimpan adalah 4 channel dari gambar tersebut dan 1 channel preview.

FORMAT KOMPRESI
Beberapa program terutama yang berorientasi pada publikasi elektronik dan multimedia selalu memerlukan format file yang berukuran kecil agar ketika dibuka tidak akan lambat. Untuk keperluan tersebut diperlukan kompresi.
Berikut ini format file yang berorientasi publikasi elektronik dan multimedia dengan kompresinya masing-masing.
RLE (Run Length Encoding)
Kompresi ini mampu mengkompres file tanpa menghilangkan detail. Digunakan oleh Adobe Photoshop, TIFF dan sebagian besar program yang terdapat dalam Windows.

LZW (Lemple-Zif-Welf)
Sama seperti kompresi RLE, kompresi ini juga mampu mengkompres file tanpa menghilangkan detail. Kompresi ini digunakan oleh TIFF, PDF, GIF, dan format yang mendukung bahasa postscript. Kompresi ini sangat baik untuk mengkompres gambar dengan area besar yang menggunakan 1 warna.

JPG (Joint Photographic Experts Group)
Format ini mengkompres file dengan menghilangkan detail. Format file ini sering digunakan oleh JPG, PDF, dan format yang menggunakan bahasa postscript. Kompresi ini sangat baik digunakan untuk gambar dengan continous tone seperti foto.

CCIT
CCIT merupakan singkatan dari bahasa Perancis yang dalam bahasa Inggris disebut International Telegraph and Telekeyed Consultive Commitee.
Kompresi ini digunakan untuk mengkompres gambar hitam putih, dan mampu mengkompres file tanpa menghilangkan detailnya. Kompresi ini sering digunakan oleh PDF dan format lain yang menggunakan bahasa postscript.

CATATAN :
- Ketika menyimpan dokumen pada format file yang tidak dapat menyimpan informasi layer, maka Anda harus mengubah gambar tersebut menjadi flaten image terlebih dulu.
- Format file yang dapat menyimpan mode warna Duotone hanyalah EPS, RAW, dan PSD. Oleh karena itu, ketika ingin menyimpan dalam format lain maka Anda harus mengubah mode warnanya terlebih dulu, menjadi RGB bila dokumen tidak ingin dicetak, karena informasi Duotone-nya akan diuraikan menjadi RGB.
- Format file yan dapat menyimpan mode warna Lab Color hanyalah PSD, RAW, TIF, PDF, dan EPS. Format file yang dapat menyimpan mode warna CMYK hanyalah PSD, RAW, EPS, TIF, JPG, PDF, dam SCT.
- Mode warna Indexed Color dapat menyimpan beberapa format file sesuai seting indexed color-nya.
- Mode warna RGB dapatdisimpan pada semua format file yang ada di Adobe Photoshop.
- Format yang direkomendasikan oleh para desainer profesional adalah

.PSD = untuk dokumen yang masih ingin diedit kembali
.EPS = untuk dokumen yang sudah final untuk persiapan cetak
.JPG = untuk cetak dengan kompresi di atas 8 bit dan untuk foto dalam web dengan kompresi di bawah 5.
.GIF = untuk ilustrasi dan animasi pada halaman web.
.TIF = untuk cetak, pertukaran dokumen antar platform serta sequence animasi
read more...
Bookmark and Share

Belajar Membuat Animasi Dengan Photoshop

Software : adobe Photoshop CS3 - CS4 .. CS2 blom cek udah ada fasilitas animasinya ato belom yaa.. mungkin masih pake Image Ready.


By Request : Saya bikin Tutorial ini karena banyak yang request.


Saya coba buat dasar-dasar nya aja.. atau gimana sih cara buat suatu gambar itu jadi gerak.. belom masuk ke berubah bentuk ya.. cuman gerak aja..


Pembuatan animasi di photoshop ada 2 cara :


1. Import Langsung dari layer ( Make frame from layers - buat yang udah EXPERT )


2. Manual ( ini khusus buat menggerakan benda aja)


Sekarang kita mulai dengan yang manual dulu aja yaa.. dari dasar dulu la..


Pertamax.. hehehe buka dokumen baru :


animasi1


Buat kotak dengan rectangle marquee tool. Klik Select > Inverse.. lalu warnai dengan warna Hitam Klik Edit > Fill > Black


animasi2


Sekarang buat lingkaran dengan Elliptical Marquee tool.. ( Sambil tekan tombol SHIFT biar Bener-bener bulet jadinya )..


Warnai dengan Gradient TOol > Radial Gradient. Warna Terserah aja..


animasi3


Kalo ngikutin nya bener … jadinya kayak gini ..


animasi4


Sekarang kita gerakkan Bola nya..


Klik Windows > Animation, maka muncul Animation Bar..


animasi5


Klik Duplicate Selected Frame .. Muncul Frame baru dengan posisi bola yang sama..


animasi6


Sekarang pindahin bola yang ada di frame 2 ke tepi kiri tengah..


animasi7


Klik Tween Animation Frame untuk membuat Frame-frame dari posisi bola di atas ke posisi bola di samping secara otomatis.. kalo mau gerakan nya halus.. frame nya banyakin aja.. saya pake 5 frame aja..


animasi8


Sekarang udah jadi deh.. gerakan dari atas ke samping kiri.. coba aja tekan tombol Play.


animasi9


Pake cara yang sama .. Sekarang klik frame terakhir.. Klik duplicate selected frame lagi.. Pindahkan bola ke bawah tengah.. lalu buat Tween animation frame.sebanyak 5 juga.. Lalu animasikan bola dari tengah bawah ke tengah kanan.. animasikan lagi..


Untuk yang terakhir jangan sampe kembali ke posisi awal.. tapi buat renggang sedikit..


animasi11


Klik tombol Play.. Kalo udah Ok save di GIF..


Klik File > Save For Web and Devices


animasi12


Hasilnya :


animasi12


Selamat Mencoba…


read more...
Bookmark and Share

Membuat Animasi Berubah bentuk dengan Photoshop

Berhubung saya lagi suka animasi.. hehehe.. saya bikin yang animasi lagi aja yah..Postingan animasi pertama adalah yang bergerak.. tapi tidak bisa merubah bentuk, karena pake cara manual. Sekarang saya coba pake cara mengimport dari Layer .. jadi kita bisa ubah-ubah bentuknya sebelum dijadiin animasi. bingung ya? langsung aja deh..

Buka dokumen baru :


animasi13

Klik CUstom Shape tool , pake yang Heart yaa.. biar bagus.. hehe


animasi21


Klik Path selection tool… Klik kanan gambar heart lalu pilih Make selection..


animasi31


Buat layer baru.. pake gradient tool untuk warnain Heart tadi.


Settingannya gini :


animasi41


DUplikat gambar heart dengan menekan tombol CTRL + J .. lalu Kecilin.. jangan lupa sambil tekan tombol SHIFT + ALT biar letak hasil pengecilan nya tetep. ( bahasanya ribet amat ya..)


animasi51


Duplikat lagi layer yang barusan jadi.. lalu kecilin lagi.. cara nya sama ya..


animasi61


Duplikat sekali lagi..dan kecilin


animasi71


Sekarang buat layer baru diatasnya layer background.


animasi81


Delete layer background. Klik kanan layer background > delete layer


Posisi terakhir di Layer Palette


animasi91


Sekarang buka jendela Animasi .. Klik Windows> animation


animasi101


Klik Tombol menu yang ada dipojok jendela animasi lalu Klik Make Frames from Layer.


animasi111


Semua layer terbagi rata berdasarkan Urutan dari layer bawah ke layer atas..


animasi121


Delay Time nya Jadiin 0,1 second semua.


Hapus Frame yang kosong.. alias gak ada gambar nya alias blank.


animasi131


Sekarang Save Hasilnya.. Klik File > Save for web & Devices


animasi14


Hasilnya :


hasil


Selamat mencoba..


Coba terus otak atik… dan gabungin dengaan cara bikin animasi yang pertama.


COBA…COBA….COBA… sampe bisa .. :D

read more...
Bookmark and Share
previous

Download E-Book



SONG's


Get a playlist! Standalone player Get Ringtones